Surabaya – Jelang pemilihan walikota, Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya mulai memanaskan mesin politiknya. Mereka giat menggelar komunikasi politik dengan partai lain dan para calon walikota.
“Kita berharap agar siapapun yang diusung PKS, dengan partai manapun kita berkoalisi, kader dan struktur PKS se-Surabaya menjadi siap satu komando,” kata Ketua DPD PKS, Fatkur Rohman dalam rilis yang dikirim ke detiksurabaya.com, Minggu (17/1/2010).
Untuk mempersiapkan kadernya dalam pilwali Juni mendatang, PKS menggelar pelatihan bagi tim pemenangan tingkat kecamatan se-Surabaya di Asrama Haji Sukolilo yang berlangsung sejak 16-17 Januari 2010. Dalam diklat ini, pimpinan PKS juga menyampaikan hasil komunikasi politik dengan cawali dan partai lain.
“Harapannya agar struktur PKS menjadi satu komando dalam mengusung calon kepala daerah,” ujarnya di depan 150 peserta yang memadati hall G asrama haji.
Berkaitan dengan peta koalisi, lanjutnya, PKS mengikuti arahan koalisi di tingkat pusat, yakni dengan partai pemenang. Jika tidak dicapai, maka PKS akan mengusung calon walikota dengan menggandeng parta-partai menengah.
“Kedua konsep koalisi tadi sudah kita komunikasikan ke DPC (kecamatan) PKS se Surabaya. Yang jelas kita siap berkoalisi dengan calon yang sejalan dengan platform PKS,” tutur Anggota Komisi D DPRD Surabaya.
Tim pemenangan mulai tanggal 18 Januari, ditugaskan untuk mensosialisasi komunikasi politik PKS dari kader, struktur sampai ke tingkat kelurahan. Mereka berharap awal bulan depan konsolidasi sudah sampai kelurahan bahkan RW dan RT. Jadwal ini kata dia sejalan dengan tahapan survei internal yang diadakan PKS untuk mengukur elektabilitas calon dan koalisi.
“Survei dilakukan untuk mengukur kinerja tim pemenangan kecamatan dan kelurahan, sehingga bulan depan koalisi akan semakin jelas,” tandasnya. http://surabaya.detik.com
Maret 7, 2010 @ 12:03 pm
Assalaamu’alaykum,
Mengapa tidak Pak Fatkur yang diajukan sebagai Cawali Surabaya?
Figur yang pas.
Akan tetapi, siapapun yang diajukan, hatinya PKS.
Apapun partainya, walikotanya milih pilihan PKS.