SURABAYA – Calon Walikota dari Partai Kesejahteraan Sosial (PKS), Yulyani sudah mulai kampanye. Diam-diam, mantan anggota DPRD Surabaya itu sudah menyiapkan tim sukses lengkap dengan relawan.
Keputusan maju secara resmi ini disampaikan dalam launching yang bertema ‘Yulyani Dengan Hati’. Dalam pertemuan itu, tim sukses Yulyani yang sudah terbentuk optimis bisa mensosialisasikan mantan anggota komisi B ini di masyarakat. Bahkan, untuk pilwali mendatang bisa bersaing ketat dengan calon-calon lain.
‘’Kita mempersiapkan beberapa rencana untuk menaikan nama Bu Yulyani,’’ kata Ketua Tim Sukses Yulyani, Akhmad Suyanto kemarin. Akhmad Suyanto menyatakan, perjuangan akan dilakukan untuk mengenalkan nama Yulyani. Karena, upaya untuk merayu Yulyani ikut bersaing dalam pilwali sangat sulit. Menurut dia, pendekatan yang dilakukan melalui banyak jalur, diantaranya lewat struktur partai, teman dekat, dan keluarga dekat. Akhirnya, Yulyani bersedia dipinang untuk maju dalam pilwali.
Kesedian Yulyani tidak akan disia-siakan, PKS yang terlihat diam sudah mempersiapakan cara untuk menghadapi pilwali. Mesin-mesin politik yang dimiliki PKS telah digerakan, jika sudah pasti calonnya maka untuk menaikan elektabilitas dan popularitas bisa muda dilakukan. ‘’Kami akan memulai dengan panggilan akrab Bu Yulyani menjadi Mbak Yul,’’ ujar dia.
Dengan panggilan itu, lanjut Yanto—panggilan akrab Akhmad Suyanto–, tim sukses berharap akan memudahkan nama Yulyani dikenal masyarakat. Apalagi, kata Wakil Ketua DPRD Surabaya ini, partai sudah meminta supaya Yulyani siap dicalonkan dalam pilwali kali ini. Namun, untuk mendapatkan rekomendasi DPP Partai PKS, Yulyani harus bersaing dengan mantan Direktur YDSF, Hami Wahyudianto. ‘’Kami optimis rekomendasi DPP ke Bu Yulyani,’’ ungkapnya.
Marketing tim sukses Yulyani, Didik menyatakan, kepastian majunya Yulyani dalam pilwali sudah disiapakan dengan matang. Dari analisa yang dilakukan, untuk menaikan pamor Yulyani ada tiga hal yakni, terdepan, terbaik, dan berbeda. Untuk terdepan, Yulyani masih kesulitan dengan calon-calon lain karena start-nya terlambat. Untuk terbaik, Yulyani bisa masuk kategori didalamnya karena pernah menjadi anggota DPRD Surabaya. Sementara untuk berbeda, Yulyani jelas berbeda karena calon perempuan. ‘’Saya yakin semua akan teratasi,’’ katanya.
sumber : surabayapagi, 23 Januari 2010