Surabaya- Kampanye terbuka PKS tanggal 25 Maret diisi dengan pendidikan politik dengan cara yang unik mulai pukul 06.00. Bertempat di beberapa titik strategis di kota Surabaya, aksi teatrikal ini dikemas sedemikian rupa sehingga menarik dan bertujuan mengajak segenap warga Surabaya untuk mengunakan hak politiknya pada tanggal 9 April nanti dengan cerdas. Beberapa titik strategis itu antara lain perempatan Yakaya Gununganyar, depan Galaxy Mall, pertigaan Kecamatan Rungkut, pasar Semolowaru,Perempatan FK Unair, Perempatan Tenggilis, dan depan Supermarket Sinar Tenggilis Mejoyo
Aksi teatrikal ini mengambil tema “Pemilih Sadar, Pemlih Untung Besar”, yang menampilkan sosialisasi contreng PKS pojok kanan atas dengan kartu suara besar, manusia topeng caleg dan Hidayat Nur Wahid, badut PKS, orasi caleg, dan kereta kelinci keliling. Selain itu juga ditampilkan aksi teatrikal slogan PKS. Di slogan BERSIH, diperankan dengan orang yang memakai baju koruptor yang sedang ditangkap oleh KPK. Penggambaran ini memberikan pesan kepada masyarakat bahwa PKS adalah satu-satunya Partai yang kadernya bersih dari kasus korupsi serta PKS mendorong kepada pengungkapan kasus-kasus korupsi yang merugikan negara oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK). Di slogan PEDULI, diperankan dengan seorang yang memakai seragam dokter yang sedang melayani masyarakat. Aksi ini menggambarkan kepada masyarakat bahwa PKS selalu menjadi yang terdepan untuk memberikan aksi-aksi nyata berupa pelayanan dan pemberdayaan masyarakat. Untuk slogan PROFESIONAL, ditampilkan dalam bentuk seorang yang memerankan salah satu kader PKS yang duduk di eksekutif yaitu DR. Anton Apriantono (Menteri Pertanian) yang telah berhasil memimpin Deparetemen Pertanian sehingga mampu mengantarkan bangsa ini berswasembada beras pertama kalinya setelah era orde baru. Hal ini menunjukkan dimanapun kader PKS ditempatkan, akan melakukan pekerjaan yang telah diberikan kepadanya secara sepenuh hati dan profesional.
Di tempat terpisah, Ketua DPD PKS Surabaya Fatkur Rohman mengatakan bahwa kampanye tanggal 25 Maret ini memang sengaja hanya memilih beberapa titik untuk melakukan pengenalan PKS dan penyadaran pemilih. Mobilisasi massa akan dilakukan pada kampanye PKS berikutnya tanggal 5 april 2009 yang rencananya mengambil tempat di Gelora 10 Nopember, Tambaksari.