Monday, 12 Juni 2006
Jawa Pos-Surabaya- Berakhir sudah Musyawarah Daerah (Musda) I Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Surabaya. Acara yang berlangsung sejak 9 Juni lalu itu berhasil memilih Fatkur Rohman sebagai ketua DPD periode 2006-2010.
Dalam pemilihan, dia berhasil mengungguli dua rivalnya, yakni Tri Setijo dan Alfan Khusairi. Di antara total 113 suara, Fatkur berhasil meraih dukungan 57 suara. Tri Setijo mendapatkan 50 suara dan Alfan 6 suara. Selama penghitungan suara, pekik sorak dan gema takbir silih berganti mewarnai acara yang berlangsung di Asrama Haji Sukolilo itu. Apalagi, suara Fatkur dan Tri saling berkejaran dan berakhir dengan selisih tipis.
Bagaimana kesiapan Fatkur memimpin PKS Surabaya empat tahun ke depan? “Insya Allah, dengan dukungan segenap kader dan masyarakat Surabaya, saya siap,” tegasnya.
Tentang target 12 kursi di DPRD Surabaya pada Pemilu 2009, master teknik telekomunikasi multimedia lulusan ITS itu mengaku optimistis. “Dengan kekuatan dan potensi kader serta dukungan masyarakat Surabaya, kami yakin bisa meraih target tersebut,” ujarnya.
Fatkur adalah ketua DPD PKS Surabaya yang ketiga. Pria kelahiran Bojonegoro 30 tahun lalu itu menggantikan Tri Setijo yang sejak 2004 menjadi pejabat sementara DPD PKS Surabaya menggantikan Achmad Jabir yang menjadi anggota DPRD Surabaya periode 2004-2009.
Musda kemarin ditutup Wawali Arif Afandi. Dalam forum itu, Arif menyatakan harapan besarnya sebagai pejabat publik agar PKS pada masa mendatang ikut berperan memperbaiki Kota Surabaya. “Saya yakin, PKS akan menjadi partai besar pada masa mendatang. Target nasional 20 persen bukan hal mustahil dicapai, asalkan kinerja PKS semakin baik di mata masyarakat,” ungkapnya disambut pekik takbir para peserta musda. (oni)