Pilihan ketua RT/RW di kota Surabaya selalu memiliki cerita tersendiri. Saya tidak merangkum seluruh cerita yang ada termasuk betapa sulitnya mencari calon ketua RT/RW dibeberapa kampung sehingga tidak jarang ada ketua RT/RW yang menjabat samapai belasan tahun, namun saya ingin menyoroti betapa posisi ketua RT ini sebenarnya memiliki peran yang signifikan dalam mensinergikan potensi kampungnya.
Ketika seorang ketua RT terpilih, asumsi dasarnya adalah bahwa mayoritas warga menghendaki dan ridho bahwa mereka dipimpin oleh si ketua RT. Jadi, si ketua RT terpilih ini adalah orang yang paling dipercaya diantara mereka dan diharapkan kinerjanya bisa membangun kampung menjadi lebih baik. Sekali lagi ini mengabaikan fakta bahwa ada beberapa ketua RT/RW yang terpaksa jadi karena warganya cuek atau tidak peduli sehingga ada seorang yang menjabat berkali-kali periode. Karenanya, posisi ini sangatlah potensial dalam sudut pandang “berperan” bagi ke-mashlahat-an masyaratat.
Ketua RT/RW adalah seorang Leader. Dan salah satu tugas leader adalah membangun sinergi. Dalam konteks ketua RT/RW, bagaimana dia bisa memeluk erat – erat semua keragaman warganya, memberdayakan, menyatukan, menggerakkan, dan menghasilkan hasil-hasil yang positif bagi warga. Sinergi mengajarkan prinsip untuk menghargai semua perbedaan, dan mengurangi semua kelemahan agar dapat menciptakan proses kreatifitas untuk mendorong semua warga yang terlibat menjadi lebih berkontribusi terhadap kebaikan kampung…inilah sisi berat menjadi ketua RT/RW yang ideal dimata warganya…apa ini sulit? Apa ada ketua RT/RW yang seperti ini di Surabaya? Mungkin tidak sempurna sebagaimana yang kita bayangkan tapi saya secara pribadi mengapresiasi “Adanya beberapa ketua RT/RW yang sudah berupaya mensinergikan potensi warga-nya”…jadi, kita patut bersyukur bahwa ketua RT/RW seperti itu insyaAllah akan selalu ada dan hadir ditengah-tengah kita…dan semoga bisa menjadi “teladan” dan “inpirasi” bagi RT/RW sekitarnya..
Kisah 1 (kisah nyata) – Ketua RT pemberdaya Lansia
Setelah menyadari bahwa jumlah lansianya sangat banyak, ratusan orang, seorang ketua RT dan beberapa ibu-ibu PKK memprogramkan aksi “door to door” ke rumah-rumah lansia dan menyampaikan perlunya menjaga kesehatan dan menawarkan senam bersama. Dalam waktu bersamaan, ketua RT dan istri (ketua PKK) turun tangan sendiri mendatangi beberapa warganya yang masuk kategori “mampu” dan menyampaikan ide “Senam lansia untuk menjaga kesehatan”. Alhamdulillah, beberapa bulan kemudian, berkat support para warga yang mampu, RT bisa memiliki “Sound System lengkap”, ada warga yang menghibahkan lapangan rumahnya untuk tempat senam, ada yang mengurus legalitas lansia di kelurahan sehingga akhirnya bisa mendapat support program dari pemerintah. Dan ada yang tetap “riwa riwi” menngingatkan dan menjemput para “kakek-nenek”…maklum namanya juga lansia…harus selalu diingatkan.
Setelah umur sekian tahun, alhamdulillah kelompok senam lansia ini tidak hanya menjadi aktivitas rutin tapi juga inspirasi aktivitas lainnya..muncullah senam aerobic utk yang lebih muda dan anak-anak remaja. Bahkan dengan fasilitasi dari pemerintah lewat sarana Reses Anggota DPRD..akhirnya mereka bisa berseragam lengkap…para lansia bisa tersenyum..mereka bangga dengan ketua RT nya..inilah bukti kemampuan mensinergi-kan potensi. Bahkan, dengan support semua warga..mereka pun sampai sekarang memiliki 2 agenda tahunan yang spekatakuler yaitu : Jalan Sehat ngajak se-RW dan rekreasi lansia ke luar kota dan menginap di villa (dibayari salah satu warga)…salut.com
Kisah 2 (kisah nyata) – ketua RT penggerak karang taruna
Di RT ini, warga memang relatif berusia produktif. Lansia sangat sedikit…justru anak-anak remaja sangat banyak. Ketua RT terpilih bisa jadi melihat potensi warganya yang banyak anak muda kemudian mencoba memulai aktivitas dari titik ini. Dari kepengurusan saja sangat telrihat terdominasi anak-anak muda. Hampir setiap event, selalu terlihat anak muda banyak membantu. Akhirnya ketua RT mengumpulkan anak-anak mudanya melalui sarana olah raga futsal bersama 1-2 pekan sekali dan menghidupkan kembali lembaga karang taruna.
Di satu sisi, problem pengangguran pasca SMA/SMK masih menggejala di kota besar seperti Surabaya. Banyak anak muda di kampung yang aktivitasnya hanya banyak cangkrukan dan kerjanya tidak tetap. Disamping peluang bekerja juga sangat kompetitif, ada fakta memang skill mereka tidak mencukupi akhibat sekolah tidak serius atau faktor keluarga dan lingkungan…memang banyak faktor. Namun, kedekatan ketua RT ke warganya menjadi pintu solusi walaupun mungkin belum semua bisa terentaskan. Alhamdulillah ada sebagian warga yang memiliki potensi dekat dengan lembaga-lembaga sosial dan juga ada akses ke pemerintahan mengusulkan untuk membuat kelompok usaha bersama, pak ketua RT menyambut gembira dan kemudian memilihi beberapa anak muda yang mungkin bisa masuk dalam program tersebut dan juga beberapa warganya yang punya usaha.
Sekian tahun berjalan, terlihat beberapa anak muda sudah mulai bekerja mandiri, mulai pracangan, bengkel, rental komputer dan lain-lain. Pak ketua RT pun masih merekatkan mereka dengan olah raga futsal bersama walau secara kuantitas mungkin berkurang dan ambil akhir pekan di malam hari. Bahkan beberapa kegiatan seni pun berkembang, juga muncuk para pegiat lingkungan dengan gerakan “Sehat lingkungan” nya serta kelompok2 religi seperti hadrah dan kajian rutin remaja sedang dirintis.
Saya sangat yakin, masih banyak kisah-kisah lain tentang bagaimana bapak/ibu ketua RT/RW yang bekerja sama dengan warganya untuk membangun kampungnya..semoga tulisan ini bisa sedikit menambah inspirasi bagi siapapun yang menjadi ketua RT/RW bahwa “peran” anda sangatlah penting dalam membangun kampung. Dengan mensinergikan potensi-potensi yang ada ternyata bisa berdampak signifikan bagi pertumbuhan dan perkembangan kampung . Amal baik ini tidak hanya bermanfaat bagi kampung tapi juga bagi kehidupan pribadi pak/ibu ketua RT/RW insyaAllah, manfaat dunia dan akhirat.Tulisan ini juga semoga mengetuk hati setiap warga surabaya, marilah kita bantu pak/ibu ketua RT/RW kita dengan potensi apapun yang bisa kita berikan. Walau sedikit yang kita sumbangsihkan, jika semua warga melakukannya, insyaAllah akan ada sekumpulan potensi yang luar bisa dan saling menguatkan.
Diriwayatkan dari Jabir berkata,”Rasulullah saw bersabda,’Orang beriman itu bersikap ramah dan tidak ada kebaikan bagi seorang yang tidak bersikap ramah. Dan sebaik-baik manusia adalah orang yang paling bermanfaat bagi manusia.” (HR. Thabrani dan Daruquthni)
Abu Hurairah meriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda, ‘Barangsiapa yang membantu menghilangkan satu kesedihan (kesusahan) dari sebagian banyak kesusahan orang mukmin ketika didunia maka Allah akan menghilangkan satu kesusahan (kesedihan) dari sekian banyak kesusahan dirinya pada hari kiamat kelak. Dan barangsiapa yang memberikan kemudahan (membantu) kepada orang yang kesusahan, niscaya Allah akan membantu memudahkan urusannya didunia dan di akhirat. Dan barangsiapa yang menutup aib orang muslim , niscaya Allah akan menutup aibnya dunia dan akhirat. Sesungguhnya Allah akan selalu menolong seorang hamba selama dia gemar menolong saudaranya.’ (HR. Muslim)
September 18, 2014 @ 3:09 pm
Insya Allah tgl 8 oktober ada agenda Pkk beserta tasyakuran RT bersama PkS