PK-Sejahtera Online: Dalam Kompas edisi 26 November 2008, Hermawan Kertajaya mengulas tentang era new wave marketing, yang dimana telah terjadi pergeseran patokan yang digunakan untuk menggambarkan value terhadap suatu produk, dari sekedar brand atau merek menjadi karakter. Karakter digambarkan sebagai DNA pada makhluk hidup.
Walaupun seseorang bisa bergonta-ganti baju, tetapi DNAnya tidak berubah. Beliau mencontohkan karakter yang tertanam dalam logo MTV, walaupun bentuknya sering berubah-ubah, tetapi kita tetap bisa mengenalinya. Hal yang sama ditemukan pada Avatar dalam aplikasi Yahoo Mesenger.
Konsep inilah yang mungkin bisa menjelaskan kenapa PKS mencoba merubah warna tradisionalnya dari warna putih ke warna kuning ataupun menampilkan iklan-iklan yang mengundang kontroversi.
Walaupun beberapa kalangan di partai Golkar merasa terusik dengan dicaploknya brand kuning yang selama ini ditempelkan kepada Golkar, sebenarnya PKS tidak dalam upaya untuk merebut pemilih Golkar.
PKS ingin menunjukkan karakter PKS tidak terikat oleh warna tertentu, apakah kuning, putih, hijau, biru dan sebagainya. PKS tidak ingin citranya hanya terbatas simbolisasi, tetapi karakter yang tertanam pada semua aktivitas PKS.
Upaya tidak terikat pada warna tertentu itu telah ditunjukkan PKS sejak lama, sebutlah warna pasangan Adang Darajatun-Dhani Anwar dalam Pilkada DKI Jakarta beberapa waktu lalu yang mangambil tema warna orange, ataupun pernak-pernik “sumber dana” PKS seperti souvenir, baju, rompi, air minum kemasan, dan lainnya.
PKS memang tidak mengikatkan diri pada kategorisasi tertentu, tetapi lebih membangun karakter partai sesuai motto bersih, peduli dan profesional. Dimanapun dia berada, apapun bajunya, apapun warna kulitnya apapun tampilan luarnya, motto itulah yang menjadi pembedanya dengan partai-partai yang lain.
Bersihnya PKS telah diketahui banyak orang, pedulinya PKS telah dirasakan para korban bencana ataupun upaya penghargaan kepada guru dan silaturahmi keluarga pahlawan serta penganugrahan 106 pemimpin muda sebagai bagian dari pencitraan kepedulian.
Profesionalnya PKS bisa dilihat dari rapihnya administrasi kepartaian, serta tidak adanya konflik internal yang mengganggu kinerja partai ditengah fakta partai lain saling gontok-gontokan berebut kursi pimpinan. Profesionalnya juga bisa dilihat dari gaya kampanye, program, ataupun iklan yang benar-benar beda dari mainstream partai-partai Indonesia. Iklan yang hanya bermodal Rp 2 miliar dan tayang hanya sekitar tiga hari saja, tapi dibicarakan berminggu-minggu di media massa.
Benar atau tidaknya analisa ini hanya PKS yang tahu, tetapi seperti kita ketahui, PKS mempunyai banyak kader bergelar doktor, master dan sarjana, yang mereka klaim sebagai partai dengan kader doktor terbanyak di Indonesia. Boleh jadi fenomena PKS yang merajalela dengan manuver politiknya telah dirancang matang (by design, bukan respon sesaat atau pragmatis) untuk mencapai targetnya 20% suara pada Pemilu 2009.
http://inilah.com/berita/citizen-journalism/2008/11/28/64932/new-wave-marketing-ala-pks/
Januari 21, 2009 @ 1:36 pm
Assalamu’alaikum Wr. Wb.
Bagi rekan-rekan dan teman-teman muslim yang mempunyai keinginan dalam menambah khazanah keislamannya dengan lebih mendalami dan memahami Al Quran beserta maknanya.
Kami dari Q-CENTRA menyediakan sebuah produk MUSHAF ALQURAN TERJEMAH PERKATA. di dalamnya berisikan alquran dengan disertai makna setiap lafadznya. Juga dilengkapi dengan indeks TEMATIK yang memudahkan kita untuk mencari ayat dengan tema tertentu. untuk memberikan gambaran, kami sertakan gambaran produk tersebut.
Spesifikasi produk
1. Ukuran A4
2. Cover Lux
3. Kertas Kuning Beirut
4. Berat 1,5 kg
Demikian infonya, mohon tanggapannya sebagai sebuah wacana silaturrahim bagi kita semua.
Wassalamu’alaikum wr. wb.
Gambar Produk : INDEX TEMATIK
Adanya Index Tematik, sehingga
memberikan kemudahan bagi kita,
dalam mencari indeks / bab, dalam Al
Qur’an.
Segala puji bagi Alloh SWT, sholawat dan salam semoga tercurahkan kepada junjungan dan kekasih kita, Rosululloh SAW, keluarga beserta para sahabat beliau.
Alqur’an adalah kalam (firman) Alloh. Keutamaannya atas segala perkataan seperti keutamaan Alloh atas seluruh makhluk-Nya. Membacanya adalah amalan yg paling utama dilakukan oleh lisan.
o Keutamaan Mempelajari, Mengajarkan dan Membaca Alqur’an
1. Pahala Mengajarkannya, Sabda Nabi SAW : “Sebaik-baik kalian adalah
siapa saja yg mempelajari Al-qur’an dan mengajarkannya” ( HR. Bukhari).
2. Pahala Membacanya, Sabda Nabi SAW : “Siapa saja membaca satu
huruf dari kitab Alloh (Alqur’an) maka baginya satu kebaikan, dan satu
kebaikan itu dibalas dengan sepuluh kali lipatnya”. (HR. At-Tirmidzi).
3. Keutamaan mempelajari Alqur’an, menghafalnya dan pandai
membacanya, Sabda Nabi SAW : “Perumpamaan orang yg membaca Al-
qur’an sedang ia hafal dengan-nya bersama para malaikat yg suci dan
mulia. Sedang perumpamaan orang yg membaca Al-quran sedang ia
senantiasa melakukannya meskipun hal itu sulit baginya, maka bagianya
dua pahala.” (Muttafaq’alaih).
4. Pahala bagi orang yg anak-nya mempelajari Al-qur’an,
Sabda nabi SAW : “Siapa saja membaca Al-qur’an, mempelajarinya dan
mengamalkannya maka dipakaikan kepada kedua orang tuanya pada hari
kiamat mahkota dari cahaya yang sinarnya bagaikan sinar matahari dan
dikenakan kepada kedua orang tuanay dua perhiasan yg nilainya tidak
tertandingi oleh dunia. Keduanya pun bertanya : “Bagaimana dipakaikan
kepada kami semuanya itu ?”, Dijawab :”karena anakmu telah membawa
Al-quran.” (HR.Al-Hakim).