Minggu 8 Juni 2008, masyarakat Surabaya datang berduyun-duyun menuju MILAD (Hari Jadi) PKS ke X di Gelora Pancasila. Mereka terlebih dahulu berpawai menggunakan Bis mini, angkutan Umum, mobil, dan sepeda motor dari titik simpul di masing-masing kecamatan. Acara yang dihadiri oleh Ketua MPR RI, Hidayat Nur Wahid beserta istri dr Diana dan juga salah seorang Anggota Fraksi PKS DPR RI, Soeripto, berjalan dengan aman, tertib dan meriah. Hadir pula dalam acara itu Cak Kadar, Budayawan Pusura sekaligus tokoh masyarakat Jatim dan Pujianto, tokoh buruh Jatim dari Asosiasi Pengusaha Metal Jawa timur.
Gelora Pancasila terasa sesak karena tidak muat menampung massa yang hadir sehingga meluber keluar gedung. Tidak kurang dari 8000 kader, simpatisan dan masyarakat Surabaya datang di acara tersebut ditambah massa dari sidoarjo dan Gresik sekitar 4000 orang. ”Terlepas dari berbagai kekurangan yang masih kita rasakan, acara MILAD (Hari Jadi) kali ini terbilang cukup SUKSES terutama dalam mobilisasi massa, kerja keras teman-teman di DPC luar biasa, dengan keterbatasan SDM dan dana, mereka bisa membawa tidak kurang dari 8000 masyarakat Surabaya dari target awal 6000 orang, ini patut kita syukuri. Ini Prestasi dan menunjukkan bahwa mesin politik kita berjalan dengan baik”, kata Fatkur Rohman selaku Ketua DPD PKS Kota Surabaya.
Menyikapi berjubelnya massa di Gelora Pancasila sehingga beberapa orang tidak bisa masuk Gedung, Fatkur mengatakan ”Karenanya saya menghimbau kepada seluruh kader dan simpatisan agar pekan ini semuanya mengusahakan untuk SHILATURAHIM terutama ke masyarkat yang kemarin sempat diajak ke acara MILAD dan melakukan 2 hal yaitu : 1. Mengucapkan terima kasih atas kedatangan dan partisipasinya di acara Milad di Gelora Pancasila. 2. Menyampaikan permohonan maaf, khususnya kepada masyarakat yang kebetulan tidak mendapatkan fasilitas yang memadai dari panitia saat acara berlangsung misalnya tidak berkesempatan masuk ke gedung dan PKS insyaAllah senantiasa membuka ruang bagi segala kritikan dan masukan untuk perbaikan acara di masa yang akan datang. Semoga shilaturahim ini tetap menjadikan kita memiliki kedekatan dengan seluruh konstituen dan simpatisan kita”.
Cak Kadar, Budayawan Pusura sekaligus tokoh masyarakat Jatim dalam testimoninya mengutarakan simpatinya kepada PKS dan memberikan harapannya ke PKS agar senantiasa konsisten dalam perjuangan dakwahnya. Kasus Gratifikasi Kota Surabaya, dimana Anggota DPRD II PKS tidak terlibat adalah bukti yang harus terus dipertahankan. Selain itu, Pujianto, tokoh buruh Jatim dengan semangat mengatakan bahwa Anggota DPR RI yang getol memperjuangkan hak buruh hanyalah Anggota DPR RI dari PKS.
Di puncak acara Milad X di Gelora Pancasila, Hidayat Nur Wahid yang secara khusus diundang bersama sang istri dr Diana, menyampaikan bahwa salah satu misi PKS adalah membentuk masyarakat yang madani. Masyarakat madani berbeda dengan civil society, masyarakat madani itu paling tidak dicirikan dengan 3 hal. Pertama, masyarakat madani tidak sama dengan masyarakat medeni (menakutkan-red). masyarakat madani adalah masyarakat yang anti terhadap segala bentuk kekerasan, anarki dan fanatisme. Sikap ini ditunjukkan PKS dengan menolak segala bentuk kekerasan berupa penodaan ajaran agama yang menjadi berita terpanas di media. Namun, tidak lantas menyebabkan PKS berbuat anarki dan melakukan tindak kekerasan fisik. Kalau ada yang men-sweeping dan memukuli masyarkat, tentu PKS juga menolak perlakuan seperti itu. Masyarakat madani harus menyerahkan penyelesaian persoalannya melalui proses hukum yang berlaku.
Kedua, masyarakat madani juga bukan hanya masyarakat yang taqlid buta, ikut-ikutan, masyarakat yang sama saja dari masyarakat sebelumnya, atau dalam bahasa jawanya, bukan hanya madhani (menyamai / meniru ) namun harus inovatif, kreatif, melakukan perbaikan dari kondisi yang sebelumnya. Kalau jadi gubernur Jawa Timur, juga harus bisa berani melakukan perbaikan-perbaikan bukan hanya sama dengan masa lalu.
Ketiga, masyarakat madani bukanlah masyarakat yang hanya bisa maido (menyalahkan-red) orang lain. Tapi bisa menawarkan solusi. Solusi untuk perbaikan ke depan. Karenanya PKS bekomitmen untuk memberdayakan ekonomi petani, buruh, dan nelayan dengan kebijakan-kebijakan yang memanusiakan, memperhatikan masalah-masalah krusial masyarakat seperti pendidikan, kesehatan dan pemberdayaan masyarakat. PKS sudah membuat Platform perjuangan sebagai karya bangsa yang akan diusulkan menjadi alternatif atau referensi pemikiran bagi stakeholders bangsa ini sehingga mampu menyelesaikan permasalahan-permasalahan bangsa ini.
Di paparan terakhir Hidayat menyampaikan bahwa untuk mencapai masyarakat madani, perlu diperhatikan salah satu bunyi Hadits Rasulullah yang berbunyi: ” Wahai manusia sebarkan salam, berikan makan pada yang membutuhkan, sambungkanlah tali kasih sayang, dan sholatlah di malam hari ketika orang-orang lain sedang tidur maka dengan itu semuanya kalian bisa masuk surga dengan sejahtera.” (HR. At Tirmidzi, hasan shahih)”.
- Wahai manusia, Seruan ini ditujukan kepada semua orang. Masyarakat madani mengakui kemajemukan / pluralitas. Semua orang tidak terkecuali harus tertampung di dalam masyarakat madani, tidak membedakan suku, ras, warna kulit bahkan ideologi atau agama.
- Sebarkan Salam. Salam berarti keselamatan, kesejukan, memberi rasa aman bukan anarkis atau kekerasan.
- Berikan makan. Masyarakat madani tidak hanya memberi rasa aman dan damai tapi juga memperhatikan kebutuhan hidup mendasar dari masyarkat yaitu kebutuhan makan, penghasilan, ekonomi, tempat tinggal dan lain sebagainya. Harus memperhatikan kondisi masyarakat yang kurang atau dibawah garis kemiskinan. Sangat sulit juga mengajak orang berdamai jika kondisi perutnya lagi kosong.
- Sambung shilaturahim. Menjalin silaturahim yang kuat antara rakyat dengan rakyat, rakyat dengan penjabat bahkan pejabat dengan pejabat, karena masyarakat madani bukan hanya masyarakat duniawi yang hanya beriorientasi pada kekuasaan, melainkan kekuasaan itu untuk mendukung nilai-nilai kemaslahatan dan menghadirkan dinul islam dalam kehidupan bermasyarakat dan berkebangsaan.
- Sholatlah di malam hari. Masyarakat madani menekankan pentingnya peradaban dan kemajuan namun juga menekankan pentingnya nilai2, norma Hukum dan moral yang ditopang oleh keimanan yang bisa didapat dengan kedekatan pada Tuhan sang pengatur kehidupan semesta alam.
Menimbang banyaknya harapan dari masyarakat Jawa Timur baik dari sisi perbaikan perekonomian, ketersediaan lapangan kerja, perhatian pada masyarakat miskin khususnya petani, peningkatan kesejahteraan guru, lepasnya keteraniayaan buruh oleh pengusaha, tampilnya perilaku politik yang elegan dan sebagainya, momentum 10 tahun Hari Jadi PKS dengan segala kiprah politiknya, Segenap pengurus, kader dan simpatisan DPW PKS Jawa Timur, dengan disaksikan oleh Ketua MPR sekaligus Anggota Majelis syuro PKS, Bapak Hidayat Nur Wahid, menggelar IKRAR KERAKYATAN untuk memenangkan Pak De Karwo sebagai calon Gubernur dan Gus Ipul sebagai Calon Wakil Gubernur Jatim 2008-2013.
PKS memutuskan KARSA (Soekarwo-Syaifullah yusuf) karena dinilai memiliki minimal 3 komitmen yaitu komitmen dalam menjaga kebersihan pemerintahan dan birokrasi dari Korupsi, Komitmen untuk memberikan kepedulian terhadap masyarakat miskin dan komitmen untuk memperbaiki profesionalitas dan kinerja BUMD guna menyongsong Jawa Timur yang Adil dan Sejahtera.
Juni 10, 2008 @ 10:21 am
Terimakasih atas resumenya cak, soalnya kemarin nggak konsentrasi, karena saking banyaknya orang. Ttg hadits yang disitir beliau sungguh sangat mengena.
Saya sebenarnya sangat ingin membaca Platform PKS yang katanya lebih 500 halaman itu. Cuman cari2 di toko belum ketemu. Atau barangkali malah ada pinjaman 😀
Januari 31, 2010 @ 9:22 pm
Just want to tell you that your blog is awsome, keep us posting 🙂